Gorman Dogfight, Mengejar UFO

Gorman Mustang - KampunglucuKampunglucu.com – Gorman Dogfight adalah sebuah peristiwa pengejaran UFO yang terjadi pada 1 oktober 1948, peristiwa ini terjadi di Fargo, North Dakota dan dialami oleh seorang pilot Amreika bernama George F. Gorman. Saat insiden ini terjadi Gorman masih berumur 25 tahun, ia mengendarai P-51 Mustang, pesawat yang sama dengan yang dikendarai Thomas Mantell saat mengalami kecelakaan. Pada saat itu Gorman sedang bertugas di North Dakota National Guard dengan pangkat letnan dua.

KRONOLOGI :

Pada 1 oktober 1948, Gorman sedang ikut dalam patroli wilayah bersama beberapa pilot lainnya. Pada saat ini pukul 8 malam Gorman yang telah menyelesaikan patrolinya dan ia memilih mendarat di pangkalan udara Fargo, sedang pilot yang lainnya memilih mendarat di bandara Hector Fargo. Karena cuaca pada malam itu cerah dan tidak ada awan, Gorman memilih untuk melakukan penerbangan tambahan.

Sekitar pukul 9 malam, Gorman yang saat itu sedang melintas diatas stadion sepakbola dan melihat sebuah pesawat pribadi kecil yang disebut piper cub terbang 500 kaki dibawahnya. Tak berapa lama setelah itu dari arah barat Gorman melihat sebuah objek yang tidak memiliki sayap maupun baling baling sedang terbang dan menda itu telihat berkelap-kelip.

Pukul 9:07 malam, Gorman menghubungi menara pengawas di bandara Hector, menara pengawas mengatakan dalam radarnya tidak ada penerbangan lain selain pesawat Gorman dan Piper cub itu. Menara pengawas kemudian memghubungi pesawat piper itu, Dr. A.D Cannon dan penumpangnya yang ada dalam pesawat itu pun mengaku melihat objek yang sama.

Tak berapa lama, Gorman memutuskan untuk mengejar benda terbang itu, saat Gorman hendak mendekati benda tersebut dengan kecepatan penuh (350 – 400 mph), benda terbang itu malah dapat melaju lebih cepat meninggalkan Gorman dan menukik keatas. Hingga pada ketinggian 5000 meter, Gorman dapat melihat wujudnya dengan jelas. Gorman mendeskripsikan seperti ini, benda terbang tersebut berbentuk bola yang berkedip kedip dengan diameter antara 16 – 24cm, ketika benda terbang tersebut melaju menambah kecepatannya, benda terbang tersebut berwarna lebih terang.

Benda terbang tersebut terus terbang vertikal keatas hingga ketinggian 16.000 kaki dan Gorman hanya terbang 14.000 kaki. Saat Gorman mencoba kembali mendekat, benda terbang tersebut langsung terbang menuju arah Bandara Hector. Disaat yang sama Dr. Cannon dan penumpangnya yang telah mendarat di bandara hector bergabung dengan kru pengawas di menara pengawas salah satunya L. D. Jensen.

Saat benda terbang dan pesawat Gorman melintasi bandara, ketiga orang ini melihat benda terbang itu bergerak dengan cepatnya. Tetapi mereka bertiga tidak ada yang satupun dapat mengetahui bentuk dan ciri ciri benda terbang tersebut. Gorman yang terus memburu benda terbang tersebut harus mengakhiri pengejarannya pada 25 mil di tenggara fargo karena benda terbang tersebut sudah tidak dapat dilacak keberadaannya. Pukul 9:27 malam, Gorman mendaratkan pesawatnya di bandara,

Dalam beberapa jam, tim dari Project Sign, kelompok yang di bentuk oleh USAF untuk menyelidiki penampakan benda terbang tersebut. Tim ini kemudian mewawancarai Gorman, Cannon dan penumpangnya serta para kru yang berada di menara pengawas saat itu. Tim ini juga mengecek tingkat radiasi pesawat yang dipakai gorman dan hasilnya tingkat radiasi pesawat ini lebih besar daripada pesawat lainnya. Hasil dari investigasi Project Sign yang menemukan kecacatan dalam deskripsi para saksi dan juga mengatakan bahwa pesawat dapat mengalami radiasi tinggi karena terbang di atmosfir dalam beberapa saat, saat pesawat di atmosfir pelindung radiasi pada pesawat ini melemah.

Masih dari penjelasan Project Sign, diketahui pada hari itu juga, Air Weather Service mengaku menerbangkan 1 balon cuaca atau Weather Ballon dari Fargo pada pukul 8:50, di perkirakan pukul 9 balon tersebut berada di area dimana Gorman dan Cannon melihatnya untuk kali pertama. Tim Project Sign juga yakin bahwa pergerakan menakjubkan dari benda terbang seperti yang diceritakan oleh Gorman adalah ilusi semata, itu terjadi dari manuver pesawat gorman yang seolah sedang mengejar sumber cahaya itu. Hal ini diperkuat dari kesaksian kesaksian orang yang berada di menara pengawas yang tidak melihat adanya manuver benda terbang itu seperti deskripsi Gorman. Gorman juga dinilai salah mengidentifikasi balon cuaca dan planet jupiter sebagai UFO. Begitulah penjelasan resmi dari pihak militer,tetapi beberapa orang tidak setuju dengan pendapat tersebut termasuk Gorman sendiri.